Beranda Sport Ronaldo Memulai Debutnya di Al Nassr dengan Meraih Kemenangan

Ronaldo Memulai Debutnya di Al Nassr dengan Meraih Kemenangan

Cristiano Ronaldo saat bersanding dengan Saeed Al-Mowalad dari Al Ettifaq. (Foto: REUTERS/Ahmed Yosri)

– Cristiano Ronaldo berhasil meraih kemenangan awal dalam debut kiprahnya di Liga Pro Saudi saat ia memimpin Al Nassr unggul 1-0 atas Ettifaq dalam pertandingan pada Minggu (22/1). Laga tersebut adalah pertandingan pertamanya sejak menjadi pesepakbola dengan bayaran tertinggi dalam sejarah.

Superstar Portugal itu tidak mencetak gol dalam pertandingan tersebut, tetapi menunjukkan performa yang menjanjikan bagi Al Nassr, yang tengah berupaya untuk mewujudkan mimpinya dalam memboyong trofi liga domestik dan kontinental. Pemain berusia 37 tahun itu pindah ke klub tersebut dengan kontrak senilai lebih dari 400 juta euro.

Namun, debut liga Ronaldo terasa antiklimaks di hadapan 22.862 penggemar setelah sebelumnya ia berhasil mencetak dua gol dalam turnamen eksibisi ketika berhadapan dengan Lionel Messi dari Paris Saint-Germain (PSG) dengan skor 5-4 pada pekan ini.

“Dia salah satu pemain terbaik dalam sejarah sepak bola, jadi sangat penting bagi kami untuk melakukan segala kemungkinan untuk menempatkannya dalam kondisi terbaik,” kata pelatih Al Nassr Rudi Garcia.

“Saya ingin dia menikmati pertandingan dan malam ini dia senang bermain untuk pertama kalinya dengan tim barunya.”

Ronaldo, yang memimpin Al Nassr sebagai kapten, sempat menemui kesulitan di babak pertama. Ia dua kali kehilangan bola saat rekan satu timnya kesulitan untuk memberinya umpan.

Tembakan awal Ronaldo dari pinggir lapangan berhasil ditepis, dan dia nyaris menyambut umpan silang Abdulmajeed Al Sulaiheem yang akhirnya disundul oleh Anderson Talisca dan berbuah menjadi satu-satunya gol di pertandingan tersebut pada menit ke-31.

Tak lama kemudian Ronaldo disambut dengan teriakan “Siu!” setiap kali dia menyentuh bola, melepaskan tendangan bebas dari posisi mengundang tepat di luar kotak penalti.

Ayunan dan tendangan sepeda yang meleset menunjukkan Ronaldo sedang melakukan tugasnya, dan dia kemudian mencoba melepaskan tembakan dari sudut yang hampir mustahil setelah menggiring bola ke dalam kotak.

Namun, tidak ada gol untuk Ronaldo dalam kemenangan yang membuat Al Nassr tetap di puncak Liga Pro Saudi.

Hebat Sepanjang Masa

Ronaldo tiba di Arab Saudi pada awal Januari, tetapi debutnya ditunda saat ia menjalani larangan dua pertandingan karena menjatuhkan ponsel dari tangan seorang penggemar saat masih bergabung dengan Manchester United.

Kepindahan ke Saudi adalah langkah mundur bagi Ronaldo, pemain hebat sepanjang masa yang tak terbantahkan yang terus-menerus tampil di panggung sepak bola terbesar dan mengumpulkan banyak penghargaan yang menakjubkan, baik untuk tim maupun dirinya sendiri.

Pemenang Ballon d’Or lima kali adalah pencetak gol terbanyak Liga Champions sepanjang masa, mengoleksi lima gelar sepanjang perjalanannya, dan telah memenangkan tujuh kejuaraan domestik bersama Manchester United, Real Madrid dan Juventus.

Ronaldo juga memegang rekor gol internasional –118 bersama Portugal di mana ia memenangkan Euro 2016 — dan 819 gol di sepanjang karirnya. Di Qatar tahun lalu, dia menjadi orang pertama yang mencetak gol di lima kejuaraan Piala Dunia yang berbeda.

Kepindahannya yang mengejutkan ke Al Nassr terjadi setelah dia menyerang klub di Manchester United dalam sebuah wawancara TV.

Menurut sumber yang dekat dengan Al Nassr, Ronaldo menandatangani kontrak senilai lebih dari 200 juta euro di atas kesepakatan terpisah di mana 200 juta euro di antaranya untuk manjadi duta terkait keinginan Arab Saudi untuk menjadi tuan rumah bersama pada Piala Dunia 2030.

Nilai kontrak tersebut akan semakin membengkakkan saldo bank Ronaldo, yang menjadi pesepakbola pertama yang melewati angka $1 miliar dalam pendapatan karier pada 2020.

Bagian dari daya Tarik Ronaldo adalah aktifnya ia di laman media sosial, dengan hampir 800 juta pengikut di Instagram, Facebook, dan Twitter.

Namun, kelompok aktivis termasuk Amnesty International mengkritik kepindahannya ke Al Nassr. Para aktivis memperingatkan bahwa Ronaldo menjadi “alat pencucian olahraga Saudi” dari “catatan hak asasi manusia yang mengerikan.”

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here