Beranda Opini Alvin Liem Berharap Kejaksaan Bekerja Optimal

Alvin Liem Berharap Kejaksaan Bekerja Optimal

Alvin Liem Sebut Kejaksaan Sarang Mafia 

Oleh Anthony Budiawan

Persatuan Jaksa melaporkan Alvin Liem ke Polisi atas dugaan pencemaran nama baik: menuding jaksa dan kejaksaan sebagai sarang mafia. Kata “mafia” sering menjadi istilah umum: sekelompok orang menguasai sektor atau institusi tertentu untuk kepentingannya.

Persatuan Jaksa Polisikan Alvin Lim, Kejari Bondowoso Banjir Dukungan

Kata “mafia” sering digunakan untuk menunjukkan distorsi: ada mafia impor, mafia sawit, mafia minyak goreng, mafia batubara, mafia ayam, dan lainnya. Sebelumnya Anwar Nasution, mantan Deputi Gubernur Senior BI sempat menyebut BI sebagai sarang penyamun.

https://finance.detik.com/moneter/d-1432604/anwar-nasution-darmin-harus-benahi-bi-dari-sarang-penyamun

https://finance.detik.com/moneter/d-1432604/anwar-nasution-darmin-harus-benahi-bi-dari-sarang-penyamun

Ketika KPK menangkap 10 orang dalam kasus dugaan suap penanganan perkara di Mahkamah Agung, yang salah satu di antaranya adalah Hakim Agung, ICW sempat menyebut mafia peradilan: berharap OTT KPK ini menjadi momentum bersih-bersih mafia peradilan.

Alvin Liem sebut kejaksaan sarang mafia, apakah merujuk cukup banyak jaksa terjerat kasus korupsi: apakah kasus tersebut dapat dianggap sebagai bukti ada “mafia”? Para jaksa seharusnya berterima kasih pada Alvin Liem, dan ikuti anjuran ICW: bersih-bersih?

Sarang mafia“, sebagai ungkapan ada distorsi di sebuah lembaga sehingga membuat fungsinya menjadi tidak optimal dan tidak adil, umumnya akibat terjadi korupsi atau rente ekonomi. Karena itu, harus disikapi sebagai masukan penting untuk memperbaiki diri.

Penulis adalah Managing Director PEPS (Political Economy and Policy Studies) 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here