Beranda Opini Anthony Budiawan: Konversi kompor gas ke kompor listrik berpotensi meningkatkan kemiskinan

Anthony Budiawan: Konversi kompor gas ke kompor listrik berpotensi meningkatkan kemiskinan

Konversi kompor gas ke kompor listrik berpotensi meningkatkan kemiskinan

Oleh Anthony Budiawan

Daya listrik 450VA, maksimal 450 watt, tidak cukup untuk kompor listrik. Agar cukup, pemerintah akan mengganti MCB menjadi 3500 watt? Ini artinya sama saja menaikkan daya listrik menjadi 3500 watt. Dan sama saja menghapus 450VA: tidak ada 450VA=3500 watt?

https://www.cnnindonesia.com/ekonomi/20220920133312-85-850262/mcb-meteran-akan-diganti-agar-tak-turun-saat-pakai-kompor-listrik/amp

PLN seharusnya lebih transparan dan mendidik: mengganti MCB menjadi 3500 watt (16 ampere, C16) pada prinsipnya menaikkan daya, mengakibatkan biaya pemakaian listrik melonjak. Kalau mereka tidak mampu membayar, akibatnya runyam: rumah gelap, dan tidak bisa masak. Kemiskinan naik.

Kalau sampai itu terjadi, PLN dan Banggar harus tanggung jawab. PLN harus menjamin ketersediaan listrik bagi pengguna kompor listrik hasil konversi kompor gas, meskipun mereka tidak mampu membayar tagihan pemakaian listrik atau mengisi token listrik, akibat daya listrik naik.

Konversi kompor gas ke kompor listrik berpotensi meningkatkan kemiskinan, karena biaya pemakaian kompor listrik akan lebih mahal dan membengkak, meskipun menggunakan TDL 450VA atau 900VA, apalagi kalau dibandingkan dengan Elpiji bersubsidi.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here