Beranda Buletin Nasional MUI Didesak Bubar, Najih: Kesalahan personal tidak bisa ditimpakan kepada instansi atau...

MUI Didesak Bubar, Najih: Kesalahan personal tidak bisa ditimpakan kepada instansi atau organisasi

BULETINTERKINI JAKARTA – Majelis Ulama Indonesia (MUI) merespons desakan masyarakat terkait pembubaran organisasi Islam tersebut. MUI meminta masyarakat tidak membuat gaduh.

“MUI mengimbau kepada masyarakat untuk tidak reaktif dan membuat kegaduhan,” kata Sekretaris Badan Penanggulangan Ekstremisme dan Terorisme Majelis Ulama Indonesia (BPET MUI) M Najih Arromadloni dalam konferensi pers di Mabes Polri, Jakarta Selatan, Kamis, 25 November 2021.

Desakan pembubaran ini buntut penangkapan anggota nonaktif Komisi Fatwa MUI, Ahmad Zain An-Najah, pada Selasa dini hari, 16 November 2021. Zain ditangkap terkait kasus terorisme.

“Kesalahan personal tidak bisa ditimpakan kepada instansi atau organisasi,” ungkap Najih.

Najih menegaskan aktivitas Zain di dalam kegiatan terorisme tidak ada kaitannya dengan MUI. MUI menyerahkan proses hukum sepenuhnya kepada aparat penegak hukum.

“Disertai dengan pesan agar proses hukum ini berjalan dengan adil dan profesional,” ujar Najih.

Najih menyebut MUI berkomitmen turut serta dalam penanggulangan terorisme yang ada di Indonesia. Hal itu telah diwujudkan dalam banyak langkah, salah satunya penerbitan Fatwa Nomor 3 Tahun 2004 tentang Terorisme.

“Yang berisi larangan melakukan tindak pidana terorisme dan itu adalah suatu hal yang sangat dilarang dalam Islam,” tegas Najih.

Ahmad Zain ditangkap di kediamannya kawasan Bekasi, Jawa Barat, pada Selasa dini hari, 16 November 2021. Ahmad Zain disebut Ketua Dewan Syariah Lembaga Amil Zakat Baitul Mal Abdurrahman bin Auf (LAZ BM ABA).

LAZ BM ABA adalah wadah penggalangan dana untuk operasional kelompok teroris jaringan Jamaah Islamiyah (JI). Izin lembaga itu telah dicabut Kementerian Agama pada Januari 2021.

Ahmad Zain juga disebut Dewan Syuro JI. Anggota MUI itu telah ditetapkan tersangka dugaan kasus terorisme. (Mc/Bt)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here