Beranda Buletin Desa Sandiaga: Desa Wisata Nglanggeran Pantas Menyandang Destinasi Terbaik

Sandiaga: Desa Wisata Nglanggeran Pantas Menyandang Destinasi Terbaik

BULETINTERKINI GUNUNGKIDUL , YOGYAKARTA – Menteri Pariwsata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Sandiaga Salahuddin Uno menjadi pengunjung pertama di Desa Wisata Nglanggeran, Patuk, Kabupaten Gunung Kidul, Yogyakarta, yang sudah tutup selama pandemi covid-19 atau selama 1,5 tahun belakangan.

Hingga pertengahan Oktober 2021, pemerintah pusat baru mengizinkan sejumlah obyek wisata di Kabupaten Bantul, Sleman, dan Kota Yogyakarta, yang bisa menggelar uji coba pembukaan di masa Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat atau PPKM Level 3 di Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY).

Desa wisata ini memiliki wisata edukasi berbasis wisata alam, budaya dan edukasi dari kearifan gunung api purba. Desa wisata Nglanggeran pernah dinobatkan sebagai desa wisata terbaik Asean tahun 2017 dengan konsep community based tourism (CBT).

Sandiaga bersama rombongan juga disambut oleh tarian reog khas Nglanggeran, yang dibawakan oleh warga Desa Nglanggeran yang rata-rata berprofesi sebagai petani. Hanya diwaktu senggang mereka ikut berkesenian dengan tampil di Desa Wisata. Sebagai apresiasi, Sandiaga juga memberikan saweran kepada 15 orang penari tersebut.

“Saya ucapkan terima kasih, dan saya juga mau bilang mohon bersabar karena sebentar lagi semua wisata akan dibuka, sehingga ekonomi desa akan kembali normal,” kata Sandiaga dalam keterangannya, Rabu (13/10/2021).

Sandiaga yang memilki hobi olahraga diajak untuk menjelajahi gunung api purba dengan menaiki 100 anak tangga dan melihat sejarah yang tersimpan didalamnya. Ia lalu turun dan menuju ke area Embung Nglanggeran menggunakan PaJeRo (Panas Njebo Njero) yang merupakan alat transportasi wisata khas Nglanggeran sama seperti kendaraan yang ada di film Tilik.

Sandi mengatakan, desa wisata Nglanggeran menjadi perwakilan Indonesia dalam ajang Internasional Best Tourism Village yang digelar Organisasi Pariwisata Dunia PBB (UNWTO).

Bahkan, sebelum menjadi nominasi ajang UNWTO, desa wisata Nglanggeran telah meraih banyak penghargaan baik nasional maupun internasional, salah satunya terpilih menjadi desa wisata berkelanjutan terbaik dalam ajang yang Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemparekraf) bersama 12 desa wisata yang lain di Indonesia.

“Desa wisata Nglanggeran pantas menyandang destinasi wisata terbaik. Saya meminta Prof Azriel selaku dewan juri ADWI untuk membina dan mendukung desa ini di UNWTO go international,” tukasnya. (Bs/Bt)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here