Beranda Buletin Desa Pjs Kades Batu Kuning Dianiayai Warganya

Pjs Kades Batu Kuning Dianiayai Warganya

BULETINTERKINI BENGKULU SELATAN – Pjs Kepala desa Batu kuning, Donald Ramses Siahaan mengalami penganiyaan yang dilakukan oleh KD warganya sendiri. Dari informasi yang berkembang, KD nekat melakukan perbuatan tersebut karena tidak terima orang tuanya diberhentikan sebagai kepala PAUD. Kamis (29/7/21).

Menurut keterangan yang didapat, KD mendatangi Kepala desa tersebut dengan kedua orang tuanya. Setelah sampai di ruangan kantor desa terjadi pertengkaran antara kedua orang tua KD dengan Donald Ramses karena tidak terima diberhentikan sebagai Kepala PAUD Kemuning. Mendengar dan melihat pertengkaran tersebut, KD tak tahan dan  langsung melakukan pemukulan terhadap Donald.

Perangkat desa dan anggota BPD, Mita dan Ega yang kebenaran berada ditempat kejadian berhasil melerai pertengkaran. ” Untung ada Mita dan Ega, mungkin kalau tidak ada mereka saya sudah babak belur”. Ungkap Donald.

” Muka saya dipukul dan dada saya pun diterjang KD. Sementara walau pun ada kedua orang tuanya di dalam ruang saya, mereka tidak melerai, mereka cuma diam saja,” jelasnya kepada awak media Buletinterkini.com Bengkulu Selatan Kamis (29/7/21).

Donald menjelaskan, S diberhentikan karena mengangkat seorang Guru PAUD tanpa koordinasi dengan Pemerintah desa Batu kuning. Padahal pendirian PAUD tersebut dibiayai oleh desa dan penggajian para tenaga pendidik PAUD pun dengan dana ADD.

” Sebagai Pjs Kades Batu kuning, saya bertindak tidak sembarangan, saya rapatkan hal tersebut dengan Ketua BPD dan Perangkat desa. Hasil rapat tersebut semua sepakat untuk memberhentikan S dari jabatannya sebagai Kepala PAUD,” jelas Donald.

Menurut Donald, atas kejadian ini dirinya sudah melapor ke pihak yang berwajib/ polisi. ” Saya tidak terima atas penganiayaan ini, sehingga saya melapor, dan saya berharap agar pelaku ditangkap dan diproses sesuai hukum yang berlaku”. Tegasnya. (Hamdani)

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here