Beranda Buletin Desa Belanja Salah Satu Barang di Pemdes Padang Burnai Diduga Mark-up 

Belanja Salah Satu Barang di Pemdes Padang Burnai Diduga Mark-up 

BULETINTERKINI BENGKULU SELATAN –Pemerintah tidak henti – hentinya melakukan upaya agar pembangunan lebih maju yang tentunya peningkatan perekonomian tetap stabil ditengah – tengah  Masyarakat. Program Pemerintah harus dilaksanakan dengan sebaik – baiknya oleh para pemangku kebijakan yang mengelola anggaran agar bisa terlaksana dengan tepat dan bermanfaat bagi masyarakat. Minggu (13/06/21).

Upaya pemerintah ini tak lepas dari berbagai usaha dan sosialisasi oleh pihak – pihak terkait agar tetap berpedoman pada aturan yang ada. Hal itu jelas disosialisasikan demi menjaga agar jangan sampai terjadi penyalahgunaan anggaran, terlebih lagi saat ini Indonesia sedang dilanda virus pandemi Covid-19 yang belum tau kapan akan berakhir.

Namun lain halnya dengan apa yang terjadi pada Desa Padang Burnai Kecamatan Bunga Mas Kabupaten Bengkulu Selatan Provinsi Bengkulu. Di Desa ini disinyalir pembelian salah satu barang sengaja di Mark-Up oleh Pemerintah desa yang mana pendanaannya diperoleh dari anggaran Dana Desa tahun 2021.

Dugaan Mark-Up yang dilakukan terlihat jelas pada pengadaan Kalender di Desa ini yang dihargakan sebesar Rp.30.000/buah, sementara di Desa lain di kecamatan yang sama serta pembelian ditempat yang sama harga kalender ini sebesar Rp.20.000/ buahnya.

Sekdes Desa Padang Burnai saat dikonfirmasi membenarkan pengadaan kalender tersebut dengan harga Rp.30.000/buah, namun Sekdes menyatakan tidak mengetahui apakah harga tersebut terlalu mahal apa tidak, yang pastinya harganya mereka belikan benar sebesar itu terang Sekdes.

Darwin selaku penggiat anti korupsi buka bicara atas adanya pembelanjaan Desa Padang Burnai yang disinyalir sengaja di Mark-Up oleh Pemerintah Desa Padang Burnai. “Harga Kalender tersebut sudah jelas – jelas terlalu mahal dan sengaja di Mark-up. Sebab kenapa di Desa lain di Kecamatan yang sama serta ditempat pemesanan yang sama harganya bisa beda, ini adalah perbuatan sengaja untuk memperkaya diri sendiri yang memang berpotensi merugikan keuangan Negara. Oleh sebab itu hal ini harus ditindak lanjuti. Kita pasti surati pihak terkait,” jelas Darwin.

Darwin juga menambahkan dengan adanya tindakan Pemerintah Desa Padang Burnai yang disinyalir sengaja ingin memperoleh keuntungan dari pembelanjaan tersebut, pihaknya akan segera menyurati pihak terkait agar melakukan pemeriksaan di Desa tersebut.

“Dana Desa itu uang Rakyat dan untuk Rakyat, oleh sebab itu barang siapa yang berani memanipulasi demi keuntungan pribadi atau golongan harus diproses,” tegas Darwin.

Dengan dipublikasikannya berita ini, hendaknya pihak – pihak terkait dapat dengan serius melakukan pemeriksaan di Desa Padang Burnai Kecamatan Bunga Mas Kabupaten Bengkulu Selatan, sebab Pemerintah Desa ini disinyalir dengan sengaja lakukan Mark-up demi mendapatkan keuntungan lebih. (Hamdani)

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here