Beranda Buletin Ekbis Sri Mulyani Ditanya RUU KUP oleh Komisi XI

Sri Mulyani Ditanya RUU KUP oleh Komisi XI

BULETINTERKINI JAKARTA – Menteri Keuangan (Menkeu), Sri Mulyani Indrawati menyampaikan usulan pagu indikatif Kemenkeu Tahun Anggaran 2022 kepada Komisi XI hari ini, Kamis (10/6).

Di tengah-tengah Rapat Kerja (Raker), beberapa anggota Komisi XI mempertanyakan soal wacana Pajak Pertambahan Nilai (PPN) untuk sembako.

Salah satunya anggota Komisi XI DPR, Andreas Eddy Susetyo. Dia mempertanyakan soal PPN sembako dan beredarnya Revisi Undang-Undang Ketentuan Umum dan Tata Cara Perpajakan (RUU KUP) di masyarakat.

“Saya dihujani oleh WA dan SMS, bahkan telepon mengenai rencana Kemenkeu tentang PPN terhadap sembako. Saya katakan bahwa sampai saat ini kami belum terima draf resmi dari pemerintah,” kata Andreas dalam Raker dengan Kemenkeu pada Kamis (10/6).

Dia pun meminta Sri Mulyani untuk bisa menjelaskan rencana tersebut kepada para anggota dewan.

“Dalam hal ini dalam membangun kemitraan yang baik, kami ingin meminta klarifikasi kenapa ini muncul,” sambungnya.

Hal serupa juga disampaikan oleh anggota Komisi XI DPR, Puteri Anetta Komarudin. Dia berharap pemerintah tidak memberatkan masyarakat dengan pengenaan pajak baru terutama di kondisi pandemi Covid-19 saat ini.

“Yang ingin kami sampaikan adalah semestinya ketika dampak pandemi dirasakan berbagai level masyarakat, kita optimalisasi penerimaan negara bukan dari barang-barang yang menjadi kebutuhan pokok mereka. Walaupun ini belum sampai ke pembahasan, makanya kita menunggu klarifikasi dari Menkeu,” tutur Puteri. (Mdk/Btc)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here