Beranda Buletin Hukrim Kades Sriwijaya Diduga Gelapkan 16 KPM BLT-DD, Masyarakat Adukan ke Kejari Menggala

Kades Sriwijaya Diduga Gelapkan 16 KPM BLT-DD, Masyarakat Adukan ke Kejari Menggala

BULETINTERKINI MESUJI , LAMPUNG – Masyarakat Desa Sriwijaya, Kecamatan Tanjung Raya, mengadukan Kepala desa ke Kejaksaan Negeri Menggala melalui LSM KAKI terkait dugaan Gelapkan Dana BLT (Dana Desa) sebanyak 16 orang.

Surat pengaduan tersebut bernomor : 0012/LSM KAKI/MSJ/03/03/2021 pada 17 Maret 2021 bulan lalu. Dengan Rujukan sebagai berikut ;
1. Undang – undang Republik Indonesi Nomor 8 Tahun 1981 Pasal 1 ayat 24, Laporan adalah Pemberitahuan yang disampaikan oleh seseorang karena Hak atau Kewajiban.
Berdasarkan Undang – undang, Kepada Pejabat yang berwenang tentang telah atau sedang atau diduga akan terjadinya peristiwa pidana.
2. Peraturan pemerintah ( PP) Nomor 43 Tahun 2018 tentang peran serta masyarakat dalam pencegahan tindak pidana korupsi dan siber pungli.
3. Undang – undang Nomor 8 Tahun 2014 tentang keterbukaan informasi publik.
4. Surat Laporan Masyarakat tertanggal 20 Februari 2021 terkait namanya masuk dalam daftar penerimaan Bantuan Langsung Tunai (BLT) Dana Desa (DD) Tahun 2020.

Saat dikonfirmasi Kamis, 10 Juni 2021, salah satu warga setempat yang enggan dipublikasikan namanya mengatakan,”alhamdulillah berkas tersebut diapresiasi pihak kejaksaan. Kini berkas tersebut sementara dilimpahkan ke Inspektorat Mesuji untuk pengembangan lebih lanjut,”bebernya.

Selanjutnya beberapa awak media menyambangi kantor Inspektorat untuk mengkonfirmasi terkait pengembangan dugaan pengelapan BLT (Dana Desa). Melalui sekretaris Inspektorat menjelaskan ke beberapa awak media bahwa memang benar ada berkas pengaduan masyarakat.

“Berkas pengaduan masyarakat desa Sriwijaya tersebut dari Kejaksaan Negeri Menggala sudah kami terima. Ya saya yang menerima, sudah saya masukkan ke meja beliau (Inspektur). Saya ini cuma bawahan nggak bisa memutuskan, coba temui langsung ke ruangannya,”ungkap Sekretaris Inspektorat.
Sementara Inspektur Inspektorat hingga saat ini belum bisa ditemui dengan alasan sibuk, dinas luar (DL). (DH)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here