Beranda Buletin Internasional Curi Kotak Infak Mesjid Al Amin, Akhirnya Di Ciduk Unit Reskrim Polsek...

Curi Kotak Infak Mesjid Al Amin, Akhirnya Di Ciduk Unit Reskrim Polsek Medan Timur

Buletinterkini.com ||  Medan Timur, Imam Habib Hasibuan terpaksa dipapah petugas usai ditembak kedua kakinya oleh Unit Reskrim Polsek Medan Timur usai melakukan pencurian kotak infak mesjid Al- Amin, Jalan Bilal Dalam, Gang Surya, Kelurahan Pulo Brayan Darat I, Kecamatan Medan Timur. Kamis (31/12/ 2020) jam 14:00 WIB.
Kasus ini terungkap setelah Video pencurian ini terekam kamera pengawas ( CCTV ) mesjid dan viral di media sosial. Dimana dalam aksinya pelaku mengendarai sepeda motor Honda Warior berpura-pura beribadah dan setelah jamah sunyi, iapun mencongkel kotak infak dengan menggunakan tang.
Atas kejadian ini pihak Badan Kenaziran Mesjid langsung membuat laporan pengaduan ke Polsek Medan Timur.
Usai mendapat laporan, tim khusus anti bandit Polsek Medan Timur langsung menuju ke lokasi kejadian untuk melakukan olah tempat kejadian perkara.
Dari hasil penyelidikan dan Cek rekaman CCTV selanjutnya Polisi berhasil mengetahui identitas pelaku.
“Setelah kita ketahui identitas dan tempat tinggal pelaku dijalan Rahmat PIK, Kelurahan Menteng Raya, Kecamatan Medan Denai, selanjutnya Kanit Reskrim Polsek Medan Timur Iptu A.L.P Tambunan bersama beberapa orang anggota pada tanggal 06/01/2021Sekitar pukul.15:30 WIB, langsung menuju ke lokasi sambil melakukan pengendapan tak jauh dari rumah pelaku”,ucap Kapolsek Medan Timur, Kompol M. Arifin saat memimpin konferensi pers.
Lanjutnya lagi, setelah pelaku ditangkap kemudian dilakukan pengembangan kasus, sebab dari hasil interogasi terhadap pelaku ia telah beberapa kali melakukan pencurian kotak infak di beberapa mesjid di kota Medan, salah satunya di kawasan mesjid Al Amin dan sukses mengambil uang senilai Rp 3.200.000,(Tiga Juta Dua Ratus Ribu Rupiah) dari dalam kotak infak.
“Kemudian dilakukan pengembangan kasus untuk mencari barang bukti berupa 1 unit sepeda motor Kawasaki Ninja Warior yang ia gunakan untuk melakukan aksinya di mesjid Al Amin, saat itu ia berpura-pura hendak buang air besar, namun kesempatan itu ia gunakan untuk mencoba merampas senjata api milik Ipda Poltak Tambunan, melihat hal yang membahayakan keselamatan dan jiwa petugas, 2 butir pelurupun disarangkan ke arah kedua kaki tersangka”,jelas Kapolsek Medan Timur didampingi Iptu A.L.P Tambunan dan Iptu Handel.
Sementara itu tersangka sendiri mengaku terpaksa melakukan pencurian karena anak  saya sedang sakit.
“Aku pernah ditahan bang di Polrestabes Medan karena kasus narkoba yang aku beli dari Benget di Jermal 15 dengan barang bukti 1 jie sabu-sabu. Baru aja aku lepas diakhir tahun 2020. Aku juga pernah ditahan dalam kasus pencurian kotak infak juga bang di mesjid dikawasan Deli Tua. Aku terpaksa bang, karena butuh biaya untuk berobat anak aku sedang sakit DBD”,ucap tersangka sembari meringis kesakitan saat Di Wawancarai oleh wartawan.
Selain Ditangkap tersangka, sebagai barang bukti, Polisi juga mengamankan barang bukti berupa beberapa pakaian tersangka yang digunakan saat beraksi dan 1 unit tang yang digunakan untuk mencongkel kotak infak. (Ahmad Isharli Nst SH,MH)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here